Kiss The Rain

Kamis, 06 Desember 2012

Sejarah Rekam Medis di Dunia dari Zaman ke Zaman



Sejarah Rekam Medis

Rekam medis (Medical Record) dalam dunia kedokteran mutlak diperlukan. Baik di rumah sakit besar maupun di klinik praktek dokter ataupun dokter gigi sekalipun. Rekam medis sangat penting gunanya baik untuk dokter/petugas kesehatan maupun untuk pasien itu sendiri. Semua riwayat perjalanan penyakit pasien mulai dari pasien pertama berobat sampai terakhir kali berobat ada di dalamnya. 
Sebenarnya rekam medis telah ada sejak zaman dahulu, bahkan telah ada sejak pertama kali lahirnya ilmu kedokteran. Berikut adalah Sejarah Rekam Medis dari waktu ke waktu.

Lahirnya Rekam Medis
Di ketahui bahwa lahirnya rekam medis bertepatan dengan lahirnya ilmu kedokteran yaitu dimulai pada zaman batu (Paleolithic) kurang lebih 3000-2500 SM. Di Spanyol terdapat pahatan pada dinding gua, daun-daun kering dan tulang belulang yang berupa data medis seseorang pada zaman tersebut.

Zaman Mesir Kuno (Egyptian Peroid)
  • Dewa Thoth adalah seorang tabib mesir yang dianggap sebagai dewa kebijaksanaan. Thoth dikenal sebagai dewa berkepala iblis. Ia telah mengarang 36-42 buah buku. Diantaranya 6 buku mengenai masalah kedokteran.
  • Imhotep adalah dokter yang pertama menjalankan rekam medis. Hidup di zaman piramid 3000-2500 SM. Ia adalah pegawai negri tinggi, kepala arsitek negri serta penasihat medis Fira'un, kemudian ia dihormati sebagai medical demiggod seperti Aesculapius yang membuat papyrus (Dokumen ilmu kedokteran kuno yang berisi 43 kasus pembedahan). Papyrus ini selama berabad-abad menghilang dan baru di temukan pada abad ke XIX oleh bangsa inggris bernama Edwin Smith. Yang kemudian dinamakan Edwin Smith Papyrus. Papyrus tersebut saat ini di simpan di New York Academy of Medicine, USA.
  • Papyrus Ebers ditemukan di kaki Mummy di Necropolis dekat Thebes pada tahun 1972. Papyrus Ebers ditulis sejak 1550 SM. Kemudian dijual pada Archeolog Jerman bernama Georg Ebers. Sebelum perang dunia ke II ini berada di University of Leipzing. Oleh Leipzing (Polandia) isi Papyrus Ebers adalah observasi yang cermat mengenal penyakit dan pengobatan yang dikerjakan secara teliti dan mendalam.
Zaman Yunani
  • Aesculapius  dianggap sebagai dewa kedokteran dan mempunyai tongkat dililit ular sebagai simbol ilmu kedokteran. Hingga kini masih dipakai di seluruh dunia. Aesculapius melakukan praktek ilmu kedokteran di Delphi, bekas reruntuhan kuilnya berada di dekat gunung Parna Zsus. Ilmu kedokteran Yunani disebarkan Oles Sepuluh dokter yang di sebut Aesculapadae sedangkan kuil tempad penderita (Pasien) di sebut Aesculapia (1134 SM). Selain kuil tersebut pengobatan lainnya dilakukan dikota Epidaurus (Sacred Grove) atau di sebelah barat Athena.
  • Hippocrates di kenal pada 460 SM sebagai bapak ilmu kedokteran. Ia yang mulai mengenyampingkan ramalan dan pengobatan secara mistik dengan praktek kedokteran secara ilmu pengetahuan moderen. Hippocrates yang membuat sumpah Hippocrates dan banyak menulis tentang pengobatan penyakit, observasi penelitian yang cermat yang sampai kini di anggap benar. Hasil pemeriksaan pasiennya (Rekam Medis) hingga kini masih dapat di baca oleh para dokter. Putranya Hippocrates Thesalius, Dracon dan Dexxippus diajarkan cara mencatat hasil pemeriksaan pasiennya (Rekam Medis) yang hingga kini masih dapat di baca. Kecermatan cara kerja Hippocrates dalam pengelolaan Rekam Medis nya sangat menguntungkan para praktisi kesehatan terutama Dokter di Zaman sekarang.
Zaman Romawi
  • Galen  pada 600 tahun sesudah Hippocrates (130-121 SM) di kota Roma. Orang pertama yang memperkenalkan fungsi sesungguhnya dari arteri (pembuluh darah) dan dalam salah satu buku karangannya ia menggambarkan rasa sakit yang disebabkan serangan batu ginjal. Dizaman ini telah mempunyai majalah kedokteran bernama Romana Acta Diurna.
  • Santo Jarome orang pertama yang menyebutkan perkataan Rumah Sakit (Hospital) atau Hospitalia (bahasa latin). Hosper=Host=Tamu. Santo Jarome menggunakan istilah tersebut sewaktu menulis mengenai rumah sakit yang didirikan oleh pahiola di Roma pada tahun 390.
Zaman Byzantium
Perkembangan ilmu kedokteran hanya mencapai 3 abad pertama walaupun zaman ini lebih 1000 tahun. Pengarang buku ilmu kedokteran adalah: Aetius, Alexander, Oribasius, dan Paul satu-satunya pekerjaan rekam medis yang dilakukan yaitu catatan pada rahib (Dokter Kuno).

Zaman Yahudi
Talmud banyak memuat masalah kepenyakitan di banding injil. Bangsa Hibrani termasuk pencipta dan dari Prophylaxis. Buku Leviticus berisi sanitasi dan higene seperti efek menyentuh benda kotor, jenis makanan yang harus dimakan dan mengandung gizi tinggi, cara membersihkan ibi yang baru melahirkan.

Zaman Nabi Muhammad SAW
  • Rhazes (865-925) adalah dokter yang beragama Islam   dan praktek di rumah sakit Persia (Iran). Kemudian mendirikan Rumah sakit di Baghdad pada abad ke 8. Buku-buku yang ditulisnya antara lain buku kedokteran "Treatise on Smallpox and Measles", merupakan buku pertama yang membahas penyakit menular. Rhazes merupakan dokter pertama yang menggunakan alkohol dan usus kambing untuk menjahit luka.
  • Avicena/Ibnu Sina (980-1037 M) bekerja berdasarkan tulisan Hippocrates dan menggabungkan dengan sumber-sumber kedokteran lainnya yang didapat. Ia telah menggunakan sistem pencatatan klinis (Rekam Medis) yang baik.
Zaman Abad Pertengahan
Pada zaman ini di kenal dangan adanya rumah sakit St.Bartholomous di London Inggris. Rumah sakit ini masih berdiri dan beberapa rekam medis pasiennya yang pernah di rawat dari tahun 1137 masih ada. Pendiri rumah sakit ini bernama Rahera. Rumah sakit ini mengeluarkan buku bernama Book of Foundation yang berisi riwayat dari 28 kasus penyakit.



Zaman Renaissance (1500)
  • Rumah sakit St. Barhelew merintis hal-hal yang harus dikerjakan oleh Medical Record Management. Pada tahun 1667 rumah sakit ini mempelopori pendirian perpustakaan kedokteran.
  • Andreas Vasalius (1514-1564) adalah bangsa Belgia dan dokter yang mempelajari ilmu Anatomi melalui pembedahan mayat orang kriminil dengan cara mencuri mayat. Hasil pembedahan mayat menjadi pengetahuan Anatomi yang sangat bermanfaat. Dan Vesalius juga selalu membuat rekam medis atas segala hal yang di jumpainya. Hasil rekam medis tersebut dikukuhkan dengan nama Fabrica (1543). Kemudian ia menjadi profesor pada University of Padua di Italy.
Zaman Abad ke XVII
  • William Harbey adalah dokter dari rumah sakit St. Bartelemew menekankan arti pentingnya rekam medis, dimana setiap dokter harus bertanggung jawab atas segala catatan rekam medisnya. Setiap dokter harus mencatat laporan instruksi madis dari pasien.
  • Kapten Jhon Grant adalah orang yang pertama kali mempalajari Vital Statistik tahun 1661 melakukan penelitian atas Bilis of Mortality (Angka Kematian).
Zaman Abad ke XVIII
  • Benyamin Franklin adalah orang Amerika yang pertama kali menemukan listrik dan juga pelopor berdirinya rumah sakit Penansylvania di Philadelphia (1752). Namun rekam medis baru ada pada tahun  1873 di RS tsb dan index pasien baru disimpan.
  • RS New York di buka pada tahun 1771 di mana prosedur register pasien baru dikerjakan pada tahun 1793. Tahun 1862 Index penyakit dan kondisinya mulai di coba. Pada tahun 1914 istilah-istilah kepenyakitan baru dapat diterangkan.
Zaman Abad ke XIX
Tahun 1801 rumah sakit umum Massachusetts di Boston di buka yang memiliki rekam medis dan katalog lengkap. Tahun 1871 mulai di instruksikan bahwa pasien di rawat harus di buat KIUP (Kartu Index Utama Pasien). Tahun 1870-1893 Library Bureu mulai mengerjakan penelitian katalog pasien. Tahun 1895-1867 Ny. Grace Whiting Myers terpilih sebagai   presiden pertama dari Association of Record Librarian of North America. Ia adalah ahli rekam medis pertama di rumah sakit.

Zaman Abad ke XX
Rekam medis baru menjadi pusat secara khusus pada beberapa rumah sakit, perkumpulan ikatan dokter/rumah sakit di negara-negara barat.
Tahun 1902 American Hospital Association untuk pertama kalinya melakukan diskusi rekam medis. Tahun 1905 beberapa buah pikiran dokter di berikan untuk perbaikan rekam medis. Tahun 1905 dokter George Willson dalam rapat tahunannya American Medical Association ke 56 membacakan naskahnya "A clinical chart for the record of patient in small hospital" yang kemudian di terbitkan dalam journal of American Association terbit 23 September 1905. Isi naskah tersebut adalah tentang pentingnya nilai Rekam Medis (Medical Record) yang lengkap isi nya demi kepentingan pasien maupun bagi pihak rumah sakit.


Perkembangan Rekam Medis
  • Tahun 1935 di USA muncul 4 buah sekolah Rekam Medis.
  • Tahun 1955 sekolah berkembang menjadi 26 sekolah terdapat 1000 lulusan.
  • Tahun 1948 Inggris membuat 4 sekolah rekam medis.
  • Tahun 1944 Australia membuat sekolah rekam medis oleh seorang ahli Medical Record Amerika yang bernama Ny. Huffman.
  • Di Australia ada 2 sekolah, Yakni di Sidney dan Melbourne.




Artikel Terkait:

2 komentar :

  1. terimakasih info nya gan... sangat bermanfaat... izin nyalin bwt di tugas gan..

    BalasHapus
  2. nice info masbrow.......ijin copas.

    BalasHapus